fbpx

"jenis-penerjemahan"Jenis Penerjemahan | Penerjemahan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Menrut Lado (1975: 261-262), pnerjemhan tdk hanya dignakan dalam konteks tujuan frmal & informal. Oleh sebab itu, penerjemahan dapat terjadi dalam dua bidang yaitu bidang faktual dalam ranah penerjemahan formal dan bidang sastra dalam ranah penerjemahan informal.

Jenis penerjemahan faktual saat dlm ranah formal berarti pnerjamahan utk mncapai infrmasi secara presisi, spt dalam buku, surat, majalah serta penggunaan formal lainnya. Dan, penerjemahan informal dlm ranah sastra mencakup penerjemahan brbagai karya sastra semisal pada puisi, drama, opera & penggunaan informal lainnya.

Sebelum melanjutkan artikel tentang jenis penerjemahan jika anda saat ini sedaang membutuhkan layanan jasa penerjemah, jasa translate, jasa translate jurnal, silahkan hubungi kami.

Larson (dalam Nadar, 2007: 11) membagi penerjemahan ke dalam penerjemahan berbasis bentuk dan penerjemahan berbasis makna. Contoh yang bisa diambil dari penerjemahan berbasis bentuk yakni penerjemahan literal, dan penerjemahan idiomatis adalah contoh penerjemahan berbasis makna. Penerjemahan literal adalah penerjemahan kata per kata.

Baca juga, Metode Dalam Penerjemahan.

Dalam penerjemahan idiomatis, penerjemah berusaha untuk mengalihkan makna dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran sehingga dapat dipahami dengan mudah dan secara alamiah. Menurut Newmark (1988: 45-47) mengklasifikasikan penerjemahan menjadi delapan macam, yaitu:

Penerjemahan kata per kata

Dalam penerjemahan word for word translation, susunan kata (word-order) bahasa sumber dipertahankan dan kata-kata di dalamnya diterjemahkan satu per satu sesuai dengan makna umum, dan tidak mempertimbangkan konteks.

Penerjemahan literal

            Dalam penerjemahan ini, konstruksi gramatikal bahasa sumber dialihkan ke dalam konstruksi gramatikal bahasa sasaran yang paling mendekati, namun kata-kata leksikalnya masih diterjemahkan secara tunggal, di luar konteks.

Penerjemahan setia

            Dalam terjemahan jenis ini, makna kontekstual dialihkan dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran, meskipun dalam keterbatasan struktur gramatikal bahasa sasaran. Kata-kata kultural ditransfer dan tingkat ketidaknormalan gramatikal dan leksikal tetap terjadi.

Penerjemahan semantis

            Terjemahan jenis ini lebih mengedepankan nilai-nilai keindahan dari bahasa sumber. Penerjemahan model ini lebih fleksibel dengan memberikan ruang bagi kreativitas dan intuisi penerjemahnya.

Penerjemahan dengan adaptasi

Terjemahan jenis ini merupakan bentuk terjemahan yang “paling bebas” yang biasanya digunakan dalam drama dan puisi.

Penerjemahan bebas

            Dalam penerjemahan jenis ini, pesan atau amanat diproduksi ulang, tanpa memperhatikan bentuk dalam bahasa sumbernya. Dengan kata lain, dalam penerjemahan jenis ini, isi diterjemahkan tanpa mengikuti bentuk sebagaimana dalam bahasa sumber.

Penerjemahan idiomatik

Dalam jenis penerjemahan ini, pesan atau amanat diproduksi ulang dalam bahasa sasaran  namun terdapat tendensi kejanggalan pada nuansa makna, karena penggunaan idiom yang sebenarnya tidak ada pada bahasa sumber.

Penerjemahan komunikatif

             Dalam penerjemahan jenis ini, makna kontekstual bahasa sumber dialihkan sedemikian rupa sehingga pesan dan bahasanya dapat diterima dan dapat dipahami oleh pembaca yang menjadi target penerjemahan tersebut.

Demikian artikel tentang jenis penerjemahan, sekali lagi jika anda saat ini sedang membutuhkan layanan jasa translate, jasa translate jurnal, jasa penerjemah, silahkan hubungi tim Pro Translasi ya.

 

WhatsApp Butuh Bantuan?? "CLICK HERE"