Perkakas penerjemah atau para translator merupakan seperangkat bantuan yang bisa digunakan untuk melakukan proses penerjemahan. Perkakas yang digunakan bisa dalam bentuk perkakas konvensional ataupun modern.

  1. Perkakas Konvensional

Perkakas konvensional selain kertas dan pensil yang biasa digunakan para penerjemah atau translator adalak kamus. Kamus merupakan sekumpulan informasi tentang sebuah kata atau kombinasi kata. Sekumpulan informasi yang berhubungan dengan sebuah kata atau kombinasi kata ini disebut aran (entry). Kata yang diterangkan ini tertulis di awal dan disebut aran, Jadi, kamus adalam sekumpulan aran.

Ada banyak macam kamus. Menurut bahasa yang digunakan, kamus bisa dibedakan menjadi kamus ekabahasa, dwibahasa, dan nekabahasa. Berdasarkan isinya, kamus bisa dibedakan menjadi yakni kamus umum dan kamus khusus. Karena penjelasannya cukup panjang, tentang penjelasan macam-macam kamus ini akan kami posting pada bagian terpisah ke depan, jadi ditunggu saja J.

Jenis perkakas konvensional lain yang biasa digunakan adalah thesaurus (thesaurus). Di dalam thesaurus sebuah kata aran diikuti oleh sejumlah kata yang memiliki kemiripan makna. Beberapa thesaurus bahkan menambahkan lawan  kata di bagian akhir setiap butir aran. Tesaurus ini berguna untuk membantu penerjemah atau translator memilih kata-kata yang paling cocok. Ensiklopedia juga merupakan salah satu perkakas penerjemahan. Dengan bantuan ensiklopedia, seorang penerjemah bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas sehingga ia lebih mampu mencari padanan/konsep yang sesuai dengan teks yang sedang dikerjakan.

Bahan-bahan rujukan diatas secara langsung membantu kerja penerjemah. Selain itu penerjemah atau translator juga harus selalu meningkatkan ketrampilannya, untuk itu diperlukan sumber daya lain, yaitu jurnal tentang terjemahan yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Di dalam bahasa Inggris ada beberapa jurnal mengenai terjemahan ini, misalnya Translation Review yang diterbitkan oleh Universitas Texas di Dallas.

  1. Perkakas Modern

Perkakas Modern bagi penerjemah pertama-tama adalah kamus elektronik. Kamus elektronik ini ada yang dibuat dengan bentuk mirip kalkulator sehingga mudah dibawa kemana-mana. Kekurangan kamus jenis ini  adalah tidak mempunyai penjelasan yang lengkap atau tanpa contoh seperti halnya kamus konvensional. Kelebihanny adalah penerjemah bisa mencari kata dengan cepat.

Jenis kamus modern lainnya adalah kamus yang sudah dibuat dalam bentuk program computer. Kamus ini sangat berguna bagi penerjemah yang biasa bekerja dengan computer. Ia bisa membuka program pengolah kata, misalnya Microsoft Word, untuk menulis hasil terjemahannya dan program kamus sekaligus. Kapan saja ia ingin mencari makna kata atau padanan kata tertentu, ia tinggal pindah ke program kamus. Dengan mengetikkan kata bahasa sumber lalu menekan sebuah tombol, semua alternative padanan kata terpampang di depan mata. Setelah itu penerjemah pindah lagi ke program pengolah kata, lalu memakai padanan yang telah dipilihnya. Contoh kamus jenis ini adalah Linguist. Kamus yang menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia ini dikembangkan oleh William D. Powell. Perangkat keras yang digunakan untuk program kamus ini adalah seperangkat computer dengan system operasi Windows 95 ketas.

Bagaimana bila kamus konvensional, kamus elektronik, serta kamus computer kita tidak mencukupi? Di era internet ini, penerjemah bisa mendayagunakan sumber daya internet (on-line resource). Bila kita kesulitan untuk mendapatkan program ini, kita bisa mengcopinya atau mendownloadnya secara gratis dari internet. Penerjemah bisa membuka kamus, ensiklopedia, senarai istilah bidang tertentu, jurnal, grup diskusi, bahkan mencari pekerjaan di internet.

Sekilas kita mungkin berpikir bahwa lebih baik mempunyai kamus, thesaurus, ensiklopedia, senarai (istilah), jurnal, dan lain-lain yang konvensional. Sumber daya ini praktis, murah, dan tidak merusak mata. Tetapi coba bayangkan berapa harga satu kamus umum atau kamus khusus. Kalau semua itu dibeli sekaligus, harganya akan mahal sekali atau mungkin kit tidak dapat membelinya karena tidak tersedia di took buku Indonesia. Dalam kondisi seperti inilah sumber daya internet dapat menjadi sebuah alternative.  Perangkat yang digunakan adalah perangkat computer yang tersambung dengan jaringan internet.

Semua sumber daya internet disediakan oleh organisasi atau perusahaan. Untuk bisa mendayagunakannya, kita harus mengunjungi situs organisasi tersebut. Kita bisa mengunjungi bila kita mengetahui alamat situs tersebut.

Di postingan ke depan akan kami sajikan beberapa alamat situs sumber daya internet yang bisa dimanfaatkan oleh para penerjemah atau translator. Alamat-alamat ini bisa digolongkan menjadi alamat yang terkait dengan (1) kamus, thesaurus, dan senarai istilah, (2) bank data untuk penerjemah, (3) grup diskusi, dan (4) jurnal terjemahan. Tetep nantikan di postingan berikutnya.

Semoga informasi mengenai perkakas penerjemah ini bisa bermanfaat buat sobat sekalian, terutama yang banyak melakukan proses penerjemahan atau translation. Tetap Semangat…!