fbpx

"unpad"Jasa Translate Universitas Padjajaran (Unpad) | Jasa Penerjemah Bandung Online – Universitas Padjadjaran yang lebih biasa disingkat dengan Unpad ini merupakan sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Universitas Padjadjaran ini memiliki dua kampus utama, yaitu Kampus Iwa Koesoemasoemantri yang ada di Dipati Ukur, Bandung dan juga Kampus Jatinangor, yang berada di Kabupaten Sumedang. Selain dari dua kampus tersebut, terdapat pula beberapa kampus yang sudah tersebar dibeberapa lokasi yang ada di area Kota Bandung antara lain yaitu : Sekeloa, Singaperbangsa, Dago 4, Dago Atas, Dago Pojok, Simpang Dago, Banda, Cimadiri, Eikman, Pasirkaliki, Cisangkuy, Teuku Umar, dan juga beberapa tempat lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh beberapa unit di Unpad.

Pada tanggal 20 Oktober 2014, Universitas ini telah berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) dari fakultas Badan Layanan Umum (BLU). Peresmian itu ditandai dengan peraturan pemerintah (PP) yang telah ditandatangani mantan Presiden kita yaitu Bapak, Susilo Bambang Yudhoyono. Penetapan itu didasarkan atas dasar evaluasi kinerja yang telah dilakukan tim independen yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan dan juga Kebudayan.

Sejarah Universitas Padjajaran (Unpad)

Pemilihan nama “Padjadjaran” yang digunakan ini diambil dari nama kerajaan Sunda, yakni Kerajaan Padjadjaran, yang dipimpin oleh Raja Prabu Siliwangi atau Prabu Dewantaprana Sri Baduga Maharaja di Pakuan Padjadjaran (1473-1513 M). Nama ini merupakan nama yang paling terkenal dan juga sangat dikenang oleh rakyat Jawa Barat, karena kemashuran sosoknya diantara raja-raja yang ada ditatar Sunda pada masa waktu itu. Universitas Padjadjaran ini didirikan atas prakarsa para pemuka masyarakat Jawa Barat yang sangat menginginkan adanya perguruan tinggi tempat pemuda-pemudi Jawa Barat untuk memperoleh pendidikan tinggi dan untuk mempersiapkan pemimpin di masa depan. Jasa Penerjemah Universitas Padjajaran (Unpad).

Lahirnya Universitas Padjadjaran ini merupakan sebuah puncak dari gerakan pencerdasan oleh kehidupan masyarakat di Jawa Barat yang sudah dirintis oleh beberapa tokoh, diantaranya Raden Dewi Sartika, Ayu Lasminingsih, Siti Jenab, K.H. Abdul Halim, dan K.H. Hasan Mustofa.

Pada tanggal 4-7 Nopember tahun 1956 dengan sepengetahuan penguasa dan juga pemerintahan setempat pada masa itu, pernah juga diadakan Kongres Pemuda Sunda di Kota Bandung dan juga telah dihadiri oleh para utusan dari semua daerah dari Jawa Barat, termasuk dari Kota Jakarta, dan juga dari Kota Yogyakarta. Kongres ini bertujuan untuk mencari jalan yang konkret dan positif didalam turut serta untuk menyelesaikan berbagai masalah yang pada saat itu sedang berkecamuk di Tanah Sunda, termasuk juga gangguan keamanan yang dilakukan oleh para gerombolan Kartosuwiryo, kehidupan sosial ekonomi yang sedang dirasakan sangatlah sulit, dan juga kehidupan kebudayaan yang sangat tertekan. Jasa Translate Bandung Online.

Kepemipinan di Universitas Padjadjaran oleh Presidium terssebut hanya berlangsung selama satu setengah bulan. Selanjutnya pada tanggal 6 November tahun 1957 berdasarkan dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia dengan Nomor 154/M pada tanggal 1 Oktober tahun 1957 pimpinan Universitas Padjadjaran tersebut diserahterimakan dari Presidium kepada Prof.Mr.Iwa Kusuma Sumantri yang telah diangkat menjadi Presiden di Universitas Padjadjaran.

Pada tahun 1961, Prof.Mr.Iwa Kusumasumantri telah diangkat menjadi Menteri PTIP. Oleh sebab itu, Presiden Universitas Padjadjaran untuk sementara waktu yakni dijabat oleh Prof. drg. R. G. Soeria Soemantri, M.P.A., F.A.C.D., M.R.S.H. dengan Drs. Muchtar Affandi yang juga diangkat sebagai sekretaris.

Pada perkembangan yang selanjutnya struktur, organisasi, wewenang dan juga tatakerja didalam lingkungan Universitas Padjadjaran ini mengalami berbagai macam dan sangat banyaj sekali perubahan yang harus bisa menyesuaikan dengan tuntutan dan juga situasi kekinian didalam dunia pendidikan.

Jasa Translate Abstrak Bandung dan juga Jasa Penerjemah Jurnal Bandung Universitas Padjajaran (Unpad).

WhatsApp chat WhatsApp us