fbpx

Apakah itu Ekspatriat?? Ekspat?? Imigran?? Banyak yang tidak tahu apa itu Perbedaan antara Ekspatriat, Ekspat atau imigran. Boro-boro perbedaan, Istilah Ekspatriat dan ekspat aja asing di telinga. Bahkan penulis juga baru tahu saat mau menulis artikel ini.

Ekspatriat ? Imigran?

Apakah itu ekspatriat? Menurut Wikipedia Ekspatriat adalah seseorang yang tinggal sementara maupun menetap di luar negara di mana dia dilahirkan dan dibesarkan, atau dengan kata lain, orang yang berkewarganegaraan asing yang tinggal di Indonesia, biasanya oleh karena suatu tugas negara atau profesional. Sedangkan Ekspat itu merupakan bahasa singkatan dalam menyebut Ekspatriat. Tapi kalau berdasarkan artikel dan jurnal – jurnal, ekspatriat kerap digunakan untuk penyebutan seorang pekerja asing berpendidikan tinggi dan kaya, sedangkan istilah imigran atau migran cenderung digunakan untuk menggambarkan pekerja kelas menengah ke bawah, misal tenaga kerja asing di negara-negara timur tengah, bahkan ada yang menyebutkan bahwa eskpatriat hanya untuk orang kulit putih, sedangkan ras lain dianggap pencari suaka, imigran, istilah lain sebagainya.

Dr. Yvonne McNulty dan Chris Brewster merupakan dua akademisi yang berusaha dalam mengelompokkan orang dalam definisi tersebut.

Menurutnya McNulty, tidak ada kaitan antara warna kulit dan berapa jumlah gaji yang mereka terima agar mereka disebit ekspatriat, jadi semua orang yang bekerja di luar negaranya sendiri semua disebut ekspatriat, bahkan sampai tingkat PRT pekerja rumah tangga dan tukang bangunan pun juga disebut ekspatriat.

Namun, dalam praktiknya, bukan seperti itulah masyarakat memaknai panggilan ekspatriat, kata Brewster dari Sekolah Bisnis Henley, Inggris. “Baik orang berpendidikan maupun orang kebanyakan, ekspat dihat sebagai orang asing yang kaya, berpendidikan dan elit,” katanya. “Sementara yang lainnya mereka sebut sebagai imigran atau pengungsi. Namun, secara logika ini tidak tepat.

“Padahal jumlah yang tidak masuk dalam ‘kategori’ ekspatriat oleh kebanyak orang itu, tidaklah sebanyak mereka yang dibilang migran atau pengungsi. Jika mereka sudah mendalami arti semua itu, mereka akan memanggilnya sama; pengungsi, termasuk bagi yang sebelumnya dipanggil ekspat.”

Dari sekian banyak pendapat sudah penulis sajikan, manakah yang benar itu penulis serahkan kepada pembaca pribadi, penulis hanya mengucapkan terimakasih sudah membaca artikel ini, penulis hanyalah karyawan di Pro Translasi, Pro translasi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa terjemah yang telah dirintis mulai sejak tahun 2012. Kami menerima order terjemah mulai dari Indonesia – Inggris atau sebalik, dari perusahaan kecil sampai skala internasional, untuk menghubungi kami bisa buka di Halaman Kontak.

WhatsApp chat Butuh Bantuan?? "CLICK HERE"