fbpx
082 333 555 798 admin@protranslasi.com

Banda Aceh merupakan ibukota Provinsi Aceh, Indonesia. Kota ini diapit oleh Selat Malaka dan Samudra Hindia. Kota ini memiliki luas 61,32 km2 dengan rata-rata penduduk berjumlah 356, 938 jiwa.
Kota ini masih menjalankan pemerintahan berbasis Kerajaan, biasanya orang sekitar sering menyebutnya “Kesultanan Aceh”. Diberlakukannya kesultanan dimulai pada abad ke-14 dengan kepemimpinan Sultan Ali Mughayat Syah. Kepemimpinan beliau berlangsung sangat cepat, namun mampu memabawa perubahan yang besar bagi Kota Banda Aceh. Saat itu, ia mampu menjadikan kota Aceh sebagai kota peradaban islam pertama di Asia Tenggara. Setelah kepemimpinan Sultan Ali Mughayat Syah berakhir, kepemimpinan dipegang oleh Sultan Iskandar Muda. Dengan bergantinya pemimpin Kota Banda Aceh semakin berkembang pesat, bahkan kota ini menjadi kota pusat perdagangan maritim khususnya komoditas lada. Ditambah lagi dengan dibangunnya Komplek Istana Kesultanan yang sering disebut “Taman Dunya”. Hal itu mampu menarik banyak perhatian dari luar. Namun, saat ini masyarakat Aceh menyebut pemimpin Aceh dengan sebutan Walikota Banda Aceh yang sebelumnya Walikota Kuta Raja. Aminullah Usman adalah walikota Banda Aceh saat ini.
Banyak orang sering menyebut kota ini dengan julukan Serambi Mekkah dikarenakan beberapa alasan yakni:
• Aceh adalah salah satu daerah pertama yang masuk ke Indonesia dengan mayoritas masyarakatnya yang menganut agama islam. Bahkan, yang sering dikenal orang Indonesia dengan sebutan Walisongo, beberapa diantaranya berasal dari Aceh seperti Sunan Ngampel, Maulana MalikIbrahim , Syekh Siti Jenar, dan Syarif Hidayatullah. Mereka rela merantau dari kota Aceh untuk berdakwah dan menyebarkan agama islam.

Kami dari Penerjemahjurnal, jasa penerjemah jurnal Bahasa Inggris-Indonesia (atau sebaliknya) berpengalaman melayani ribuan klien, termasuk puluhan perusahaan besar, baik dalam atau luar negeri.

• Kerajaan Aceh menjadi salah satu kerajaan yang diakui oleh Syariffh Makkah atas nama Khalifah Islam di Turki.
• Dulu, kota ini sering menjadi transit/pelabuhan haji. Sebelum ke Mekkah biasanya orang-orang akan menghabiskan waktu sebanyak 6 bulan lamanya.
• Kebanyakan kerajaan pantai Aceh menjadi titik-titik islam yang memberi pengaruh di Asia Tenggara
• Banyak persamaan antara Mekkah dan Kota Banda Aceh seperti, sama-sama berbudaya Islam, berpakaian Islam, dan berhukum Islam.Kota Aceh menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang menrapkan Hukum Islam sebagai tolak ukurnya. Bahkan bisa dikatakan seluruh penduduk Aceh beragama Islam.

Terkait dengan sebutan Serambi Mekkah, kota ini juga tidak kalah menarik dengan kota lain. Terdapat banyak tempat wisata yang menarik di kota ini. Kebanyakan kota ini menawarkan banyak wisata laut yang mampu memanjakan mata seperti:
1. Pantai Ulee Lheue ( Pantai Cermin )
Pantai ini dikenang oleh masyarakat Aceh karena pantai ini memiliki sejarah yang penting bagi Kota banda Aceh. Disinilah pertama kalinya Belanda mendarat dan menyatakan perang terhadap kerajaan Aceh.
2. Pantai Lhok Nga dan Pantai Lampu’uk
Pantai inibanyak digemari wisatawan dikarenakan suasana sunset yang ditawarkan dan tempat berselancar yang menantang. Disini juga terdapat beberpa cottage dilengkapi dengan fasilitas lapangan Golf
3. Pantai Gapang dan Taman Laut Rubiah
Uniknya pantai ini, selain wisata pantai. Ditawarkan juga wisata Hutan Lboih dan Taman Laut Rubiah yang berdekatan dengan lokasi Pantai Gapang. Kegiatan yang digemari wisatawan adalah menyelam di Taman laut Rubiah dengan ditemani terumbu karang yang indah. Sudah banyak wisatawan asing yang mengenal pantai ini

Selain wisata laut ditawarkan pula objek wisata yang tidak kalah menarik, seperti :
1. Perkebunan Kopi Robusta
Aceh telah dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia yang sudah diekspor ke berbagai negara. Perkebunan ini menjadi tempat wisata potensial yang mampu menyumbangkan penghasilan banyak bagi Kota Aceh.
2. Tugu Kilometer Nol Sabang
Banyak masyarakat Indonesia yang penasaran akan batas wilayah 0 km negara Indonesia. Disini mampu menjawab pertanyaan orang Indonesia yang penasaran akan hal tersebut. Titik ini adalah batasan darat paling barat Negara Indonesia.3. Air Terjun tingkat Tujuh Wisata air terjun ini sangat menarik dengan wisata lain. Dikarenakan Air terjun tersebut bertingkat tujuh dengan masing-masing air terjun beketinggian 5-7 meter. Air disini pun sangat jernih. Dapat digunakan sebagai sumber mata air.

Kota ini memiliki daya tarik yang banyak bagi para wisatawan. Walaupun terdapat cerita sedih yang terjadi dari kota ini, yakni tsunami Aceh yang sudah menjadi legenda bagi bangsa Indonesia, dengan banyaknya korban nyawa dan harta. Sampai akhirnya dibuat Museum tersendiri akibat bencana alam yang dahsyat tersebut. Beruntungnya, hal tersebut tidak membuat masyarakat kota ini terpuruk. Bahkan kota ini sekarang menerima penghargaan implementasi smart city nusantara dari Direktorat Enterprise and Business Service tahun 2017.

Disusun Oleh Pro Translasi

Menerima Terjemah Jurnal Secara Online

WhatsApp chat Order : Hubungi Kami @ 082 333 555 798